Jumat, 19 Desember 2014






Buku Tamu

bulkis dari 202.67.37.40 tanggal 16-12-2014 11:55
Pak kakanwil sulsel, tlg di tegur kemenag mks dg bag. Keuangan krn blum apa2 sdh ada pungli pd saat penerimaan remunerasi, klaw mslah uang pejabat matanya melotot, ingatki uang org yg diambil, ingat jg logo kemenag IKHLAS BERAMAL

bulkis dari 202.67.37.40 tanggal 16-12-2014 11:55
Pak kakanwil sulsel, tlg di tegur kemenag mks dg bag. Keuangan krn blum apa2 sdh ada pungli pd saat penerimaan remunerasi, klaw mslah uang pejabat matanya melotot, ingatki uang org yg diambil, ingat jg logo kemenag IKHLAS BERAMAL

kadir dari 202.67.37.40 tanggal 16-12-2014 11:51
As. Yth. Pak kakanwil kemenag sulsel. Tlg diberikan perhatian yg serius pd pegawai kantor kemenag mks khususnya kandep & bagian keuangan, krn uang remunerasi di terima manual dr bag. Keuangan jd rawan pungli apalg ada pembagian baju orla yg harganya 400rb di potong dr uang remunerasi, wah mahal banget, blum lg potongan lainnya

ronal dari 202.67.36.236 tanggal 27-11-2014 13:15
As. Pak kakanwil kemenag sulsel, mhon diingatkan kasi mapenda mks & pegawainya krn terlalu sering pungli dlm segala hal, ksihan guru & madrasah setiap ada pengurusan harus disertai dengan uang khususnya pegawai perempuannya, terima ksh

raodah dari 202.67.36.37 tanggal 03-03-2014 06:35
Dengan hormat Kep. Kanwil sulsel, mhon ditinjau ulang SK penyelenggara & pelaksana UN madrasah di makassar krn sgt amburadul, tdk profesional, tdk bersahabat & sgt arogan, kami dengan ortu siswa rela tdk mengikutkan siswa kami UN klaw bgt crx, tks

pestawati dari 180.250.215.190 tanggal 13-11-2013 20:30
Manasik Haji Kabupaten Soppeng Dipertanyakan Mina, Arab Saudi (15/10/2013), usai shalat shubuh di tenda Mina (pagi-pagi buta), sejumlah jamaah haji Kab. Soppeng, Kab. Barru dan Kota Makassar yang tergabung dalam kloter 3 sudah bersiap-siap pergi melontar Jumrah Aqabah al-Kubra hari pertama di Mina, tiba-tiba terjadi pertengkaran sengit di kalangan jamaah, termasuk Camat Batu-Batu Soppeng berinisial AZ dan Kepala Sekolah SMA Donri-Donri berinizial NA, padahal kita tahu bahwa jamaah haji masih dalam kondisi berihram / berhaji. Peristiwa tersebut terjadi karena adanya informasi yang tidak jelas sumber kebenarannya yang menyebutkan bahwa “pihak Maktab melarang melontar jumrah saat ini, karena banyak orang-orang besar di lokasi pelontaran sedang melontar jumrah, sehingga hal tersebut bisa membahayakan keamanan jamaah”. Penyataan tersebut menjadi simpang siur dan membingunkan jamaah haji, akibatnya sebagian jamaah berketatapan hati untuk tetap melakukan pelontaran pagi tersebut dengan dasar Hadits Rasulullah yang mengatakan “Afdalnya melontar Aqabah pada hari 10 Dzulhijjah adalah saat terbitnya matahari”, sementara perjalanan dari tenda ke lokasi pelontaran jamarat juga cukup memakan waktu, maka persoalan keamanan jiwa pun sudah dipasrahkan pada Yang Maha Kuasa, sedangkan sebagian jamaah lainnya tidak ikut pergi melontar pada saat itu, dan memilih berdiam diri di tenda. Beberapa saat kemudian, jamaah yang pergi melontar jumrah pagi tersebut telah kembali dalam kondisi segar bugar, kecuali 1 (satu) orang tua an. Muhammad Nursake dari Cabbenge terlepas dari rombongan (menurut informasi, yang bersangkutan ini untuk yang ketiga kalinya hilang sejak berada di Arab Saudi). Mendengar kabar tersebut, tidak sedikit jamaah yang menyesali diri tidak ikut melontar pagi-pagi. “Kondisi pelontaran Jumrah Aqabah pagi tadi tidak ada masalah semua aman dan berjalan lancar, alhamdulillah kita kembali dengan selamat sehat walafiat” kata salah seorang jamaah Kloter 3 Mks yang ikut melontar pagi. Tragedi memalukan ini akhirnya menjadi tanda tanya bagi sebagian orang yang tergabung dalam Kloter 3 Mks, “bagaimana sih sesungguhnya manasik haji yang telah diberikan kepada jamaah haji di Kab. Soppeng? Banyak amalan-amalan haji yang sepatutnya dilakukan sesuai waktu dan tempat sehingga bisa afdhal tapi malah tidak dilaksanakan oleh sebagian jamaah, bahkan seharusnya dihindari oleh jamaah tapi ternyata malah dilaksanakan, apa benar manasik haji telah disampaikan dengan baik untuk calon jamaah haji Kab. Soppeng”, ungkap Jamaah haji Kab. Barru dan Kota Makassar yang tidak ingin disebutkan namanya.

KUA Banyumas-Jateng dari 180.245.211.104 tanggal 03-04-2013 06:29
Assalamualaikum wr. wb. Maaf salam silaturrahmi dari kami di KUA Kec./Kab. Banyumas-Jateng. Selamat jumpa di Blog kami. Terima kasih . Wassalam

reski dari 125.167.114.18 tanggal 18-01-2013 06:51
bagaimana tata cara pernikahan dengan Warga Negara Asing... dan dokumen-dokumen apa saja yang diperlukan?

coki dari 180.251.146.57 tanggal 17-08-2012 18:34
assalam. bapak YTH, saya heran dengan para oknum staf kemenag kab/kota dimana sj berada baik yang memiliki jabatan tertinggi sampai yang terendah, saya tau semua yang bekerja di kemenag pasti memahami hukum agama, tapi klo mikirin duit pasti hukum agamanya kelupaan. contoh.. banyak oknum staf kemenag memanfaatkan guru sertifikasi, untung kalo guru yang dimanfaatkan adalah guru sertifikasi PNS yang masih memiliki gaji bulanan, yang paling parah adalah yang dimanfaatin adalah guru sertifikasi honor. saya tidak usah menjelaskan apa hukumnya memakan hasil keringat seseorang, karena ente-ente semua memiliki ilmu agama yang lebih tinggi daripada saya. saya akan menjelaskan fakta yang terjadi. ini terjadi pada salah satu kemenag di kab/kota (klo mau tau kab/kotanya dimana silahkan cari sendiri), baru-baru ini salah seorang kawan yang berprofesi sebagai guru honor menerima tunjangan profesinya alias tunjangan sertifikasi, beberapa hari kemudian kawan saya dihubungi oleh salah satu oknum kemenag, ini nih kutipan perbincangannya yang diceritakan langsung oleh kawan saya, oknum: bagaimana bu, sudah terimamiki tunjanganta?, kawan saya:alhamdulillah pak, sudah adami, oknum:klo begitu, datangmiki kekantor sekarang mumpung masih hari kerja untuk membagikan amplop kepada lima orang ini kawan saya hanya mengiyakan karena merasa takut dan tertekan oleh intimidasi para oknum karena kawan saya ini hanya seorang guru honor. jadi inti dari cerita saya diatas, kemenag sudah kotor oleh oknum-oknum yang menjadikan guru honor sebagai sapi perah (memakan hasil keringat orang lain dengan paksaan). dan yang lebih parah mereka adalah orang-orang yang mengerti ilmu agama alias uztas yang sering berceramah dimuka umum. saya tidak mampu berkata-kata, tapi hanya ada satu kata yang sangat bagus buat mereka adalah hanya kata MUNAFIK, MUNAFIK, MUNAFIK dan MUNAFIK... semoga Allah memberikan azab didunia maupun diakhirat atas perbuatan mereka. amin..amin..amin... wassalam.

guru sertifikasi dari 118.97.212.188 tanggal 16-01-2012 11:55
apa dibolehkan pak pemotongan gaji sertifikasi satu bulan tiap tahun pak, ini terjadi di kantor agama makassar. tolong ditindaki oknumnya pak kalau memang tidak dibenarkan.

Halaman


Nama

Pesan

Ketik angka 8313 ke kotak teks ini
©2008 Kementerian Agama Republik Indonesia Pusat Informasi Keagamaan dan Kehumasan
Halaman ini diproses dalam waktu 0.004832 detik